Puluhan ribu massa padati lapangan Simpanglima, Semarang Mengikuti Doa Bersama untuk Jawa Tengah. Acara ini sekaligus menutup kampanye terakhir Paslon Gubernur Ahmad Lutfi-Taj Yasin. Aura kemenangan paslon tersebut terlihat dari kemeriahan kampanye dan basis massa yang terlihat. ketimbang paslon kubu sebelah yang adem ayem kurang greget.
ZONASI.ID (SEMARANG) – Pekikan “Pak Jokowi! Pak Jokowi!” bergema di tengah ribuan massa yang berkumpul di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Sabtu (23/11/2024). Meski Presiden ke-7 RI Joko Widodo hadir tanpa menyampaikan orasi, antusiasme peserta tak surut.
Mereka terus meneriakkan dukungan kepada Jokowi, yang hanya tersenyum dan menyapa dari barisan depan bersama pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen.
Acara yang semula direncanakan sebagai kampanye akbar ini berubah menjadi “Doa Bersama untuk Jawa Tengah,” sebuah momen yang sarat makna spiritual. “Hari ini bukan waktu untuk kampanye, tetapi untuk berdoa menyerahkan segala ikhtiar kepada Allah,” kata Taj Yasin, yang akrab disapa Gus Yasin.
Ia menambahkan bahwa seluruh upaya duniawi telah dilakukan selama dua bulan terakhir, dari silaturahmi dengan partai politik hingga bertemu para kiai dan masyarakat. “Kini saatnya berdoa dan berserah,” imbuhnya.

Ahmad Luthfi, calon gubernur, dalam sambutannya memohon doa dari seluruh masyarakat. “Jika terpilih, doakan kami menjadi pemimpin yang amanah dan bermanfaat bagi rakyat. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya,” ujarnya dengan nada penuh harap.
Selain Jokowi, acara ini juga dihadiri tokoh-tokoh penting seperti Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono, dan belasan kiai terkemuka dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Beberapa nama kiai yang hadir antara lain KH Anwar Mansyur, KH Nurul Huda, KH Abdullah Ubab, KH Haris Shodaqoh, serta ulama muda Gus Kautsar dari Pondok Ploso Kediri.
Gus Kautsar dalam kesempatan tersebut memberikan pesan penting kepada pasangan Luthfi-Yasin. “Pemimpin harus adil, tidak korupsi, melindungi rakyat, dan menjadi teladan kebaikan. Itulah yang harus dilakukan,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh alumni pondok pesantren di Jawa Tengah untuk memenangkan pasangan ini sebagai bentuk perjuangan santri di dunia politik.
Para artis seperti Eko Patrio, Uya Kuya, dan Primus Yustisio turut hadir, menambah semarak suasana. Selain itu, penampilan grup musik hadroh dari Pondok Pesantren Al Anwar Sarang Rembang menghidupkan nuansa religius di tengah kerumunan massa yang diperkirakan mencapai lebih dari 20 ribu orang.
Meskipun tidak memberikan pidato, Jokowi menunjukkan dukungannya dengan menghadiri acara tersebut. Dalam perbincangan singkat dengan media, Jokowi menyampaikan optimismenya terhadap peluang kemenangan pasangan ini. “Yang namanya ikhtiar itu harus optimis, bekerja harus optimis. Angkanya nanti biar rakyat yang menentukan,” ujarnya singkat.
Doa bersama ini menjadi penutup masa kampanye pasangan nomor urut 2, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen. Selanjutnya, masa tenang selama tiga hari akan berlangsung sebelum masyarakat Jawa Tengah menentukan pilihan mereka pada hari pencoblosan, Rabu (27/11/2024). Dalam doa yang dipimpin oleh KH Abdullah Ubab, ribuan massa khusyuk berzikir, memohon keberkahan untuk Jawa Tengah dan kemenangan pasangan Luthfi-Yasin.
Dengan dukungan dari tokoh nasional, kiai, dan masyarakat luas, pasangan ini membawa harapan besar untuk mewujudkan Jawa Tengah yang lebih baik. “Semoga ini isyarat Gusti Allah meridhoi ikhtiar kita,” tutup Gus Yasin penuh harap. (OK)











