Aksi Penembakan polisi di Semarang yang menyebabkan tewasnya pelajar SMK 4 mengundang perhatian bersama dengan munculnya demo solidaritas dan aliansi
ZONASI.ID (SEMARANG) – Ratusan mahasiswa, pelajar, dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil dan Mahasiswa Semarang menggelar unjuk rasa di depan gerbang Polda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Kamis (28/11). Aksi ini merupakan bentuk protes atas tewasnya Gamma Rizky Oktavia, siswa SMKN 4 Semarang, yang diduga menjadi korban penembakan oleh aparat kepolisian.
Koordinator aksi dari LBH Semarang, Mohammad Syafali, menyatakan bahwa insiden ini mencederai keadilan dan menjadi bukti lemahnya pengawasan internal polisi. “Kami menuntut proses hukum yang adil dan transparan serta reformasi di tubuh kepolisian,” tegasnya.
Selain itu, Amin Muqtafa dari Aksi Kamisan mengecam keras insiden tersebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia. “Nyawa manusia bukan barang yang bisa dibeli. Polisi yang seharusnya melindungi masyarakat malah menjadi ancaman,” ujar Amin.
Massa juga mendesak pemerintah pusat untuk memastikan keadilan bagi keluarga korban, termasuk pemberian restitusi, perlindungan saksi, dan pembentukan tim pencari fakta independen.
Demonstrasi berlangsung damai dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Pihak berwenang belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan massa.











