Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendorong bupati dan wali kota di wilayahnya untuk mulai memikirkan skema sekolah gratis untuk SD-SMP swasta di daerahnya. Hal itu sebagai tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 3/PUU-XXII/2024 yang mewajibkan pemerintah menggratiskan pendidikan wajib belajar SD dan SMP di sekolah negeri dan swasta.
Zonasi.id (Semarang)- Mahkamah Konstitusi (MK) sudah memutuskan pendidikan wajib belajar SD dan SMP , baik swasta maupun negeri gratis. Terkait dengan hal itu, gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendorong bupati dan wali kota di wilayahnya untuk mulai memikirkan skema sekolah gratis tersebut . Dorongan tersebut dilakukan karena jenjang pendidikan SD-SMP menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Pemprov Jateng hanya memiliki wewenang pada jenjang pendidikan SMA/SMK/SLB.
“SD-SMP itu wilayahnya kabupaten/kota, jadi bupati dan wali kota yang terkait SD-SMP. Kewenangan kita (Pemprov) hanya di SMA, SMK dan SLB,” katanya usai meninjau Posko SPMB di Kantor Disdikbud Jateng, Jalan Pemuda, Kota Semarang, Senin, 2 Juni 2025.
Lebih lanjut, Luthfi memaparkan, konsep sekolah gratis di jenjang SMA/SMK/SLB di Jawa Tengah sudah dilakukan. Terbaru, ia sudah menjalin kemitraan dengan 139 SMA/SMK swasta di seluruh Jawa Tengah.
Program kemitraan tersebut dapat menambah kuota tampung anak didik sekitar 5.000-an murid. Jumlah itu diprioritaskan untuk menampung anak tidak sekolah serta anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Luthfi menambahkan, kategori anak tidak sekolah atau putus sekolah dapat terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya berasal dari keluarga miskin ekstrem, kemudian ada karena tradisi.
Beranda
Update
Luthfi, Mendorong Kepada Bupati dan Walikota Untuk Memikirkan Skema Sekolah Gratis SD dan SMP
Luthfi, Mendorong Kepada Bupati dan Walikota Untuk Memikirkan Skema Sekolah Gratis SD dan SMP
Rekomendasi untuk kamu

Lepas 34 Atlet Jateng ke Asian Para Games Nagoya, Ahmad Luthfi Jamin Kesejahteraan Atlet Disabilitas
Asian Para Games Nagoya

Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) di Desa Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, diharapkan…

Sebanyak 63 orang diberangkatkan untuk memperkuat kontingen Kabupaten Kendal dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar…








