Update  

Ayam Geprek Prek Boja Lagi Ramai, Ayam Panas Langsung Diulek di Depan Pembeli, Harga Mulai Rp15 Ribu

icon zonasi
ayam geprek prek boja
Selamat datang di Ayam goreng panas diulek bersama sambal pilihan di Warung Ayam Geprek Prek, Meteseh, Boja, Kendal.

Ayam Geprek Prek di Meteseh, Boja, Kendal, ramai pembeli karena ayam panas langsung diulek dengan sambal pilihan mulai Rp15 ribu.

ZONASI.ID (Kendal) – Warung Ayam Geprek Prek di Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, belakangan ramai diserbu pencinta kuliner. Warung sederhana bercat merah ini menawarkan sensasi menikmati ayam goreng tepung yang masih panas.

Lokasinya berada di Jalan Raya Tulang Bawang RT 02 RW 04, Meteseh, Boja. Pembeli bisa menikmati makanan langsung di warung atau membawa pulang pesanannya.

Yang membuat warung ini menarik bukan hanya rasa ayam gepreknya. Ayam goreng tepung yang baru matang langsung diulek satu per satu bersama sambal di atas cobek batu.

Proses tersebut dilakukan di depan pembeli sehingga aroma ayam krispi dan sambal segar langsung terasa. Sensasi ayam panas berpadu sambal menjadi salah satu daya tarik yang membuat pembeli penasaran.

Pilihan sambalnya juga cukup beragam. Ada Geprek Lada Hitam, Geprek Sambal Ijo, dan Geprek Original yang bisa dipilih sesuai selera.

Harganya pun relatif ramah di kantong. Satu porsi ayam geprek lengkap dengan nasi dibanderol mulai Rp15.000.

Ada pula proses menarik dalam pembuatan sambalnya. Sambal dibakar menggunakan torch sehingga aromanya semakin harum sebelum disajikan bersama ayam.

Saat jam makan siang, suasana warung terlihat ramai. Meja-meja panjang dipenuhi keluarga, pekerja, hingga rombongan ibu-ibu yang datang untuk makan bersama.

Nasi hangat tersedia dalam bakul besar dan langsung diambil saat pembeli memesan. Ayam geprek kemudian disajikan bersama sambal pilihan dan lalapan timun segar.

Salah seorang pengunjung, Agus Jayadi, mengaku datang setelah mendengar banyak ulasan positif tentang warung tersebut. Ia memilih ayam geprek dengan sambal ijo saat berkunjung.

“Saya pesan yang sambal ijo, rasanya luar biasa. Ayamnya masih panas, kriuknya dapat, di dalamnya empuk,” ujar Agus.

Agus menilai sambal ijo yang disajikan memiliki rasa pedas dan gurih yang pas. Menurutnya, porsi yang cukup banyak juga sebanding dengan harga yang dibayarkan.

“Harganya juga terjangkau untuk porsi sebanyak ini. Pantas warungnya ramai terus,” katanya.

Bagi pembeli yang tidak sempat datang langsung, Warung Ayam Geprek Prek juga menyediakan layanan pesan antar. Sejumlah pengemudi ojek online terlihat bergantian mengambil pesanan yang sudah dikemas dalam kotak.

Pemilik warung berharap kualitas rasa dan pelayanan tetap terjaga. Warung tersebut ingin mempertahankan konsep sederhana sebagai tempat makan ayam geprek yang enak dan ramah di kantong.

Bagi warga Boja dan sekitarnya, Ayam Geprek Prek bisa menjadi pilihan saat ingin menikmati ayam goreng krispi dengan sambal yang langsung diulek. Sensasi ayam panas, sambal segar, dan harga mulai Rp15 ribu menjadi daya tarik yang membuat warung ini ramai. [Lusi Maulid Ndalu]