Update  

Dua Remaja Diduga Diperas Polisi di Semarang

Ardiyansyah Harjunantio
Jalan Telaga Mas Kecamatan Semarang Utara, lokasi kejadian dugaan pemerasan oknum polisi pada Jumat (31/1/2025) malam.

Kasus dugaan pemerasan oleh dua oknum polisi di Semarang menambah daftar perilaku aparat yang mencoreng institusi. Meskipun survei Indikator Politik Indonesia pada tahun 2024 menunjukkan peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri hingga 75,3% insiden-insiden seperti ini berpotensi merusak citra yang telah dibangun.

ZONASI.ID (SEMARANG) – Dua remaja, MRW (18) asal Ngaliyan dan MMX (17) asal Semarang Utara, diduga menjadi korban pemerasan oleh dua oknum polisi di Jalan Telaga Mas, Kecamatan Semarang Utara, pada Jumat (31/1/2025) malam.

Dua oknum polisi berinisial Aiptu K dan Aipda RL disebut meminta uang sebesar Rp2,5 juta kepada korban. Namun, setelah aksi mereka diketahui warga, kedua polisi itu hanya mengambil Rp1,5 juta dan mengembalikan Rp1 juta.

Peristiwa ini terekam dalam video yang beredar, menunjukkan massa menggagalkan dugaan pemerasan dan memaksa kedua oknum keluar dari mobil merah yang mereka gunakan. Salah satu oknum bahkan sempat mengancam akan menembak warga yang menghadang.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setyabudi, membenarkan bahwa kedua oknum telah diamankan dan sedang diperiksa Propam Polrestabes.

Sementara itu, saksi mata bernama Egro mengatakan dirinya mendengar teriakan minta tolong dari dalam mobil sebelum akhirnya warga mengepung kendaraan tersebut.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (fian)