Update  

Libur Sekolah, SPPG Kendal Fokus Perbarui Data Penerima MBG

Kandungan Al-A’raf Ayat 179
Meski penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara selama libur sekolah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kendal tetap beroperasi. Sejumlah staf masih menjalankan tugas administrasi dan persiapan data penerima manfaat agar pelaksanaan program dapat kembali berjalan optimal saat tahun ajaran baru dimulai pada 13 Juli 2026.

Zonasi.id (Kendal)- Meski distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa dihentikan sementara selama libur sekolah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kendal tetap menjalankan operasional. Sejumlah staf tetap bekerja menyiapkan administrasi dan memperbarui data penerima manfaat agar penyaluran MBG dapat kembali berjalan lancar saat tahun ajaran baru dimulai pada 13 Juli 2026.
Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Kendal, M. Faris Maulana, mengatakan penghentian sementara distribusi MBG mengikuti kalender pendidikan. Selama masa libur sekolah, relawan tidak bertugas, sedangkan petugas keamanan dan staf inti tetap bekerja sesuai jadwal.
“Selama libur sekolah, relawan tidak bertugas. Yang tetap bekerja hanya petugas keamanan, sedangkan kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan tetap masuk sesuai hari kerja,” kata Faris.
Menurutnya, operasional SPPG tidak hanya berkaitan dengan kegiatan memasak dan mendistribusikan makanan bergizi. Masa libur dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan administrasi, termasuk memperbarui data siswa penerima manfaat pada tahun ajaran baru.
“Data siswa harus diperbarui dan dipersiapkan secara detail agar pelaksanaan program saat sekolah dimulai kembali dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Mitra dan Yayasan SPPG Kabupaten Kendal, Sugiono, menjelaskan setiap unit SPPG memiliki maksimal 50 tenaga kerja yang terdiri atas 47 relawan dan tiga staf, yakni Kepala SPPG, ahli gizi, serta akuntan.
Ia mengatakan seluruh pembiayaan tenaga kerja bersumber dari Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, mekanisme pembayaran antara staf dan relawan berbeda.
Menurut Sugiono, gaji staf dibayarkan langsung oleh BGN, sedangkan honor relawan disalurkan melalui mitra sebelum ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Proses pembayaran diawali dengan perhitungan oleh akuntan, dilanjutkan pengajuan oleh mitra, kemudian mendapat persetujuan Kepala SPPG sebelum dana dicairkan.
“Selain pembayaran tenaga kerja, mekanisme yang sama juga digunakan untuk pembayaran belanja kepada para pemasok bahan pangan,” katanya.
Dengan tetap berlangsungnya kegiatan administrasi dan pengamanan selama masa libur sekolah, SPPG di Kabupaten Kendal diharapkan siap kembali menjalankan Program Makan Bergizi Gratis secara optimal ketika kegiatan belajar mengajar dimulai kembali pada 13 Juli 2026.