Update  

Pelayanan Humanis Kapolres Kendal: Borong Telur Nenek di Tengah Aksi Damai Peternak

Kandungan Al-A’raf Ayat 179
Bukan hanya mengamankan aksi damai, Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy menunjukkan sisi humanisnya di tengah kerumunan ribuan warga, Senin (10/8/2026). Melihat seorang nenek penjual telur yang dagangannya masih menumpuk, Ratna spontan memborong seluruh dagangannya dan membagikannya kepada masyarakat.

Zonasi.id (Kendal)-Di tengah riuhnya aksi damai ribuan peternak unggas di Alun-Alun Kendal, Senin (10/8/2026), perhatian Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., justru tertuju kepada seorang nenek penjual telur yang dagangannya masih menumpuk.
Nenek tersebut terlihat lesu lantaran telur yang dijajakannya belum banyak terjual. Melihat kondisi itu, Kapolres Kendal spontan menghampirinya dan memborong seluruh telur dagangannya.
Tak berhenti di situ. Telur yang dibelinya kemudian dibagikan secara cuma-cuma kepada warga yang berada di sekitar lokasi aksi.
Momen sederhana tersebut menjadi perhatian di tengah kegiatan yang diikuti ribuan peternak unggas dan masyarakat. Aksi spontan Kapolres itu sekaligus menunjukkan pendekatan humanis kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bagi sang nenek, pembelian seluruh dagangannya tentu menjadi rezeki tersendiri. Sementara bagi warga yang menerima telur, aksi tersebut menjadi tambahan kebahagiaan di tengah kegiatan pembagian 15.000 ayam hidup yang dilakukan para peternak.
Aksi damai itu digelar oleh Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait kondisi usaha peternakan, terutama persoalan harga pakan dan telur.
Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy turun langsung memimpin pelayanan kepolisian untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Sekitar 5.000 warga hadir dalam kegiatan tersebut. Polisi melakukan pengamanan sejak rombongan peternak bergerak dari sejumlah titik kumpul hingga tiba di Alun-Alun Kendal.
Sebanyak 75 armada pikap yang membawa ayam untuk dibagikan kepada masyarakat juga mendapat pengawalan dan pengaturan dari petugas.
Meski berlangsung di tengah kerumunan besar, kegiatan berjalan kondusif. Para peternak dapat menyampaikan aspirasi mereka dengan tertib, sementara masyarakat mendapatkan ayam secara gratis.
Kapolres Kendal mengapresiasi para peternak yang menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib.
“Kehadiran Polri di sini adalah untuk memberikan pelayanan dan perlindungan bagi setiap warga negara yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum. Kami selalu berupaya mengedepankan pendekatan yang persuasif, karena tugas Polri bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan hadir dan mengayomi dengan hati,” kata Ratna.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang ikut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah, berkat sinergitas semua pihak, kegiatan hari ini berjalan sangat lancar dan membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.