Malam hujan tak surutkan semangat warga Muktiharjo Kidul. Pemilihan RT hasil pemekaran justru jadi ajang kebersamaan penuh tawa dan soto hangat.
ZONASI.ID (Semarang) – Suasana hangat terasa di RT 02 RW 16 Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kota Semarang, Minggu (26/10/2025) malam.
Meski hujan sempat mengguyur di awal acara, semangat warga tak surut untuk mengikuti pemilihan ketua RT baru setelah adanya pemekaran wilayah RT 02.
Pemekaran ini dilakukan karena jumlah warga di RT 02 sudah membeludak, mencapai lebih dari 130 kepala keluarga (KK).
Kondisi tersebut membuat wilayah menjadi terlalu padat untuk dikelola satu ketua RT, sehingga disepakati pembentukan RT 05 sebagai wilayah baru hasil pemekaran.
“Ini momen bersejarah bagi kami. Biasanya pemilihan dilakukan dengan voting biasa, tapi kali ini lebih meriah karena sekaligus menandai lahirnya RT baru,” ujar Ganjar, ketua panitia pemilihan yang mewakili RT 05.
Dari Hujan, Soto, hingga Antrian Panjang
Pemilihan digelar di malam hari dengan antusiasme tinggi. Saat hujan turun di awal acara, lokasi sempat lengang.
Namun, tak lama setelah hujan reda, warga berbondong-bondong datang, membentuk antrian panjang di tempat pemungutan suara.
Panitia pun menyiapkan hidangan soto hangat dan berbagai jajanan tradisional untuk menambah keakraban antarwarga.
“Begitu hujan reda, warga langsung ramai berdatangan. Soto dan jajanan yang disiapkan panitia bikin suasana makin guyub,” ujar Yoko, ketua panitia lainnya yang mewakili wilayah RT 02 hasil pemekaran.
Tak hanya warga dewasa, sejumlah remaja kampung juga dilibatkan langsung dalam kepanitiaan. Mereka membantu proses pemungutan suara, pendataan pemilih, hingga penutupan acara.
Langkah ini, menurut Yoko, merupakan bagian dari pendidikan demokrasi di tingkat akar rumput agar generasi muda terbiasa dengan proses pemilihan dan tanggung jawab sosial.
“Ini seperti latihan lapangan untuk mereka. Suatu hari nanti, para remaja inilah yang akan meneruskan tongkat estafet kepanitiaan pemilu,” tandas Yoko. []











