Pemerintah Kabupaten Kendal, akan terus menekan angka pengangguran di daerahnya. Salah satunya, dengan melakukan pelatihan-pelatihan kerja, untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
Zonasi.id (Kendal)- Plt. Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, dalam acara penutupan program pelatihan kerja dan produktivitas tenaga kerja, kegiatan pelaksanaan pelatihan berdasarkan unit kompetensi, tahap 1 tahun 2025, di gedung Abdi Praja, Senin (28/07/2025). Tujuan program tersebut, untuk membekali pengetahuan sikap dan ketrampilan teknis, mencipta tenaga kerja di dunia usaha dan industri, serta mengurangi angka pengangguran.
“Ada144 orang, yang ikut program pelatihan kerja, selama 23 dan 30 hari, dibidang Jahit, dan garmen. Materinya 30 persen teori, 70 praktek,” ujarnya.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang menutup acara pelatihan kerja, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kuwalitas dan daya saing berbasis kompetensi. Mbak Tika, sapaan akrab Dyah Kartika Permanasari, menjelaskan pada tahun 2030, diperkirakan proporsi penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar dibandingkan dengan usia non-produktif. Ini adalah kondisi di mana jumlah penduduk usia kerja mendominasi struktur usia populasi. Oleh sebab itu, akan mewujudkan 1 desa, satu sarjana.
“Kita harus menyiapkan SDM dari sekarang, biar berdampak positif,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Statistik Nasional, tambah Tika, angka pengangguran di kabupaten Kendal sebanyak 32. 194 jiwa. Ia, mentargetkan pada tahun 2025 ini, akan turun 1 persen.
“Tahun ini, kami targetkan angka pengangguran turun 1 persen. Kami punya program Kendal cerdas. Jadi, kami akan terus meningkatkan SDM,” terangnya.
Sementara, Nur Dewi Alfiyanah, Subkoor Sumber Daya Alam pada Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Kendal,selaku Sekretariat DBHCHT Kabupaten Kendal, mengatakan kegiatan pelatihan kerja, dibiayai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau. Total anggaran DBHCHT di Kabupaten Kendal, menurut Dewi, sebesar Rp. 36.208.674.000. Sedang pelatihan ini, tambahnya , bagian dari program pembinaan lingkungan sosial. Diantaranya , kegiatan peningkatan keterampilan kerja dengan pagu anggaran Rp.1.228.912.400, untuk jumlah peserta 345 orang .
“ Tapi untuk kegiatan saat ini, baru144 peserta. Mereka ikut pelatihan garmen dan pelatihan-pelatihan lain, sesuai dengan kebutuhan dunia usaha,” akunya.
Pemkab Kendal Targetkan, Angka Pengangguran Tahun Ini Turun 1 Persen
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Jaringan rumah sakit Muhammadiyah yang membutuhkan obat dalam jumlah besar mendorong organisasi tersebut masuk ke…

Warga Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, kini disiapkan layanan digital yang memungkinkan mereka mengecek kelengkapan dokumen…









