Update  

Sebanyak 77 Sekolah di Kendal Terdampak Banjir, 22 Sekolah Masih Daring

icon zonasi
Sudah 4 hari beberapa wilayah di Kendal, terendam air akibat hujan deras. Termasuk yang terkena dampak banjir, adalah sekolahan.

Zonasi. Id (Kendal)-Sekolah di Kabupaten Kendal Jawa Tengah , yang terdampak banjir sejak Sabtu lalu, mulai dibersihkan pada Senin (19/01/2026) pagi, setelah kondisi banjir berangsur surut. Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, sekolah yang terendam banjir, SMP ada 12 , SD 38 , dan PAUD ada 27 sekolah. Beberapa sekolah untuk menguras air yang ada di halaman dan membersihkan sisa -sisa lumpur, ada yang meminta bantuan kepada Damkar. Seperti yang dilakukan oleh SMP Negeri 1 Kendal dan SD Negeri 2 Pegulon Kendal. Di dua sekolah tersebut, air banjir sempat masuk ke seluruh ruang kelas. Pembersihan dilakukan oleh penjaga sekolah bersama para guru. Karena kondisi halaman sekolah masih tergenang air, pihak sekolah meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan BPBD Kabupaten Kendal.
Kepala SD Negeri 2 Pegulon Kendal, Kholifah, mengatakan banjir telah masuk ke seluruh ruang kelas sejak Sabtu lalu. Namun, pihak sekolah telah mengamankan barang-barang penting, seperti komputer dan buku, sehingga tidak ada yang terendam.
“Sejak Sabtu air sudah masuk ke semua ruang kelas. Namun sebelumnya kami sudah mengamankan komputer dan buku-buku, sehingga tidak ada yang rusak,” ujar Kholifah.
Ia menambahkan, karena proses pembersihan ruang kelas masih berlangsung, kegiatan belajar mengajar tatap muka untuk sementara ditiadakan. Pembelajaran dilakukan secara daring oleh masing-masing guru.
Sementara itu, petugas Damkar Kendal, Aput Eka Wartama, mengatakan sejak Senin pagi petugas Damkar bersama BPBD Kendal membantu pembersihan sekolah-sekolah yang terdampak banjir.
“Untuk sementara pembersihan kami prioritaskan ke sekolah-sekolah. Sedangkan kantor-kantor yang terdampak banjir belum mulai dilakukan,” kata Aput.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Boney, menerangkan jumlah SMP di Kabupaten Kendal, baik swasta maupun negeri yang kebanjiran SMP ada 12 , SD 38 , dan PAUD ada 27. Dari semua sekolahan itu, yang sekolahnya masih belum bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, ada 22 sekolah.
“Ada 7 PAUD, 12 SD dan 3 SMP yang belajarnya menggunakan sistem daring, karena banjir dan akses jalan masih tergenang air,” terangnya.