Update  

Kendal Tornado FC Vs Persebaya Tanpa Penonton, Risk Assessment Jadi Penentu

Oasis Minan Na'im
Laga pembuka League Cup antara Kendal Tornado FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (3/11/2026) malam, harus digelar tanpa penonton umum. Hasil penilaian risiko keamanan Polda Jawa Tengah menyatakan stadion bersejarah tersebut belum memenuhi persyaratan keselamatan, terutama karena belum adanya pembatas memadai antara tribun dan lapangan pertandingan. Akibatnya, suporter kedua tim, termasuk Bonek, tak bisa memberikan dukungan langsung dari tribun.

Zonasi .id (Solo)Duel pembuka League Cup antara Kendal Tornado FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (3/11/2026) malam, dipastikan berlangsung tanpa penonton umum. Keputusan ini diambil setelah hasil penilaian risiko keamanan dari Polda Jawa Tengah menyatakan stadion tersebut belum memenuhi persyaratan untuk menggelar pertandingan dengan kehadiran penonton.
Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB itu tetap berlangsung sesuai jadwal. Namun, suporter kedua tim, termasuk Bonek yang dikenal memiliki basis pendukung besar, tidak diperkenankan menyaksikan pertandingan secara langsung dari tribun stadion.
Ketua Match Organizing Committee (MOC), Ahmad Akbar, menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada hasil risk assessment Polda Jawa Tengah. Salah satu persoalan utama adalah belum tersedianya pembatas yang memadai antara area tribun penonton dan lapangan pertandingan.
“Faktor utama adalah berdasarkan risk assessment Polda Jawa Tengah belum memenuhi aspek keamanan bagi penyelenggaraan pertandingan dihadiri penonton. Karena Stadion Sriwedari belum memiliki pembatas antara area tribun penonton dengan lapangan pertandingan,” kata Ahmad Akbar.
Menurutnya, keselamatan menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar dalam penyelenggaraan pertandingan. Aspek keamanan tidak hanya menyangkut pemain yang berlaga, tetapi juga perangkat pertandingan dan seluruh pihak yang terlibat.
Atas pertimbangan tersebut, panitia memutuskan tidak membuka penjualan tiket untuk masyarakat umum. Kebijakan itu juga telah disampaikan kepada manajemen Persebaya Surabaya agar informasi mengenai pertandingan tanpa penonton tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan suporter.
“Dari kami juga sudah berkomunikasi dengan manajemen Persebaya terkait tidak adanya penonton umum atau penjualan tiket. Penonton nanti hanya sebatas compliment kedua tim dan undangan,” jelasnya.
Kebijakan tersebut menjadi kabar kurang menyenangkan bagi para pendukung kedua kesebelasan yang ingin memberikan dukungan secara langsung. Terlebih, laga ini menjadi kesempatan bagi suporter Kendal Tornado FC dan Persebaya Surabaya untuk menyaksikan tim kebanggaan mereka bertanding.
Ahmad Akbar pun menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada Bonek yang mungkin telah merencanakan perjalanan ke Solo untuk mendukung Persebaya.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada teman-teman Bonek. Harapan kami silaturahmi dan hubungan baik tetap terjaga dan pertandingan bisa berjalan lancar. Silakan teman-teman bisa menyaksikan pertandingan lewat televisi,” ujarnya.
Panitia berharap para suporter dapat memahami keputusan tersebut dan tetap memberikan dukungan melalui siaran televisi maupun saluran informasi resmi yang tersedia.
Meski tanpa kehadiran penonton umum, pertandingan Kendal Tornado FC melawan Persebaya Surabaya diharapkan tetap berjalan lancar. Panitia menegaskan, keselamatan seluruh pihak menjadi prioritas agar pertandingan dapat berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.