Merayu Suara
ritual lima tahunan
wajah-wajah tersenyum di baleho
hendak merayu suara
mengisi kantong-kantong jelata
dengan bungkusan janji dan uang tak seberapa
dengan nada-nada itu saja
“jika saya menjadi… “
ah mbel, kemarin-kemarin ke mana?
ritual lima tahunan
merayu suara dan melupakan
Demak, 18 November 2024
Selepas Hujan Petang
hari hampir malam
rumput, ranting, daun, tanah
basah; cinta sejati
air turun, sesuai titah
memberi hijau
memperpanjang nyawa
yang tumbuh segera
adalah sulur kebaikan
berasal dari tanah, memberi daya
dari-Nya yang agung
ke tubuh makhluk-makhluk
lalu kita
terjaga dalam doa-doa
menyimpan keridhaan
yang dikirimkan, berupa rupa
air dan cahaya
kayu dan tanah
menggapai gapai berkah
yang ditinggikan kemudian
rasa syukur dan kerelaan
sebab tubuh tanpa daya
ketika air, udara, api, cahaya
dan tanah tiada;
dari jagad manusia
Demak, 14 November 2024
Syiar
Tri Setyawati
bagai sepohon rindang
menaungi bocah-bocah
dari terpaan
direnungkan tafsirnya
bab-bab kitab-kitab
yang lama sedia
meleburkan kasih
maka bergema —-
ayat-ayat perenungan
menjelma benih-benih
lekas di pasrahkan
ke pondok — dan kau
bermakna, seorang guru
mensyiarkan bijaksana
tegak setia
budi baik terjaga
sampai remang usia
berangkat ke dalam
suka duka pembelajaran
berarti sungguh-sungguh
seraut sepuh
Demak, 14 November 2024
Ketika Capung
di kain biru
dan cahaya bohlam
ia,…
direnungkan tafsirnya —- menjaga tiap napas
meski di api cahaya —- bayang diri teguh menghamba
untuk bersetia
dalam janji kecil
—- esok terbang lepas
jika masih diberkati
Maha suci,
Demak, 18 November 2024
Untuk Cahaya Dari Matamu
Partiyatun
tentu saja, ya
beberapa larik dipersembahkan
bagimu yang bermata teduh
percakapan kecil lekas diciptakan
lepas dari gemuruh duka;
berkepanjangan…
yang terus diingat, tentu
bagian kecil cerita, tak surut
di rembang petang, sungguh
sedikit saja kata menagih…
sehabis itu
sebuah diksi, menyudut
nyanyi hati
dalam memasuki sunyi!
Demak, 17 November 2024
Mohamad Iskandar; Seorang lelaki kelahiran Demak yang hobi menulis puisi. Puisi-puisinya termuat di beberapa media cetak dan online di antaranya Suara Merdeka, Nusa Bali, Biem.co, Pustaka Ekspresi, Ompiompi.com, Barisan.co, Dermaga Sastra, penaterbang.com, Harian Visualisasi Puisi, Majalah Elipsis, dan Semesta Seni.
Sejumlah puisinya juga termuat di puluhan antologi puisi bersama dan di 2 buku puisi tunggal yaitu Lelaki Utara (2020) dan Okin (2024).
Mendirikan komunitas sastra online KEPUL dan Ruang Kata. Aktif di beberapa komunitas antara lain Competer. Dapat dihubungi melalui Facebook: Mohamad Iskandar, Instagram: moissania. []





