Update  

PT Landstar Garment Investasi Rp 203 Miliar di KEK Kendal, Target Serap 800 Tenaga Kerja Lokal

Kandungan Al-A’raf Ayat 179
Perusahaan garmen asal China, PT Landstar Garment Indonesia, mengucurkan investasi Rp 203 miliar untuk membangun pabrik pertamanya di Indonesia, tepatnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah. Investasi tersebut ditargetkan mampu menyerap sekitar 800 tenaga kerja lokal dan menghasilkan hingga 1 juta potong pakaian per tahun mulai 2027.

Zonasi.id (Kendal)- PT Landstar Garment Indonesia, perusahaan garmen asal China, meresmikan pabrik pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). Perusahaan tersebut menyiapkan investasi Rp 203 miliar dan menargetkan penyerapan sekitar 800 tenaga kerja lokal secara bertahap.
Pabrik yang berada di Kawasan Industri Kendal (KIK) itu akan memproduksi berbagai jenis pakaian jadi untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Sekitar 95 persen hasil produksinya ditujukan ke Jepang, sedangkan sisanya dipasarkan ke China.
PT Landstar Garment Indonesia menargetkan kapasitas produksi sebanyak 500.000 potong pakaian pada tahun pertama operasional. Kapasitas tersebut direncanakan meningkat menjadi 1 juta potong per tahun mulai 2027.
Dari total rencana investasi Rp 203 miliar, sebanyak Rp 103 miliar telah terealisasi sejak 2025. Sementara itu, keseluruhan investasi ditargetkan terealisasi pada 2028.
Komisaris PT Landstar Garment Indonesia, Zou Hao, mengatakan, peresmian pabrik di Kendal menjadi langkah penting bagi pengembangan bisnis perusahaan di Indonesia.
“Kami berharap fasilitas produksi di Kendal dapat mendukung pengembangan usaha kami secara bertahap dan menghasilkan produk garmen berkualitas untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional,” ujar Zou.
Ia berharap kehadiran perusahaan tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
Pabrik Landstar akan memproduksi beragam pakaian jadi, mulai dari kemeja, blus, celana, dan rok hingga jaket, blazer, serta berbagai jenis pakaian luar lainnya.
Perkuat Industri Berorientasi Ekspor
Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, mengapresiasi keputusan PT Landstar Garment Indonesia yang memilih Kendal sebagai lokasi pabrik pertamanya di Indonesia.
Menurut Juliani, kehadiran perusahaan tersebut semakin memperkuat posisi Kendal sebagai salah satu pusat manufaktur berorientasi ekspor.
“Kami berharap perkembangan perusahaan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal, membuka peluang bagi UMKM di sekitar kawasan, serta berkontribusi terhadap peningkatan ekspor produk manufaktur Indonesia,” kata Juliani.
Ia menambahkan, investasi tersebut diharapkan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan terbukanya peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal.
Sebagai pengelola kawasan, PT Kawasan Industri Kendal berkomitmen menyediakan infrastruktur dan layanan pendukung untuk menunjang operasional serta pengembangan perusahaan di dalam kawasan.
Dengan target peningkatan kapasitas produksi hingga 1 juta potong pakaian per tahun dan orientasi pasar ekspor, operasional PT Landstar Garment Indonesia diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri garmen sekaligus memperluas peluang ekonomi masyarakat di Kabupaten Kendal.