Dua kemenangan beruntun mengantarkan tim mini soccer Pondok Pesantren Salaf Modern Darul Muqorrobin Kendal melaju ke semifinal Fun Mini Soccer antarpondok pesantren se-Kabupaten Kendal dalam rangka Hari Santri Nasional 2026. Meski langkahnya terhenti di semifinal, tim yang diperkuat santri usia SMP hingga MA itu sukses membawa pulang gelar juara ketiga bersama setelah menang 6-2 pada laga pertama dan 1-0 pada pertandingan kedua.
Zonasi.id (Kendal)– Tim mini soccer Pondok Pesantren Salaf Modern Darul Muqorrobin Kendal berhasil meraih juara ketiga bersama dalam ajang Fun Mini Soccer antarpondok pesantren se-Kabupaten Kendal untuk memperingati Hari Santri Nasional 2026. Tim yang diperkuat para santri usia SMP hingga MA itu melaju hingga semifinal setelah mencatat dua kemenangan pada babak penyisihan.
Turnamen tersebut digelar di Al Muchsin Sport Arena Center, Kendal. Tim Darul Muqorrobin mengawali kompetisi dengan kemenangan telak 6-2, kemudian menundukkan lawan pada pertandingan kedua dengan skor tipis 1-0.
Hasil tersebut mengantarkan tim yang dipunggawai Miftah Faiq Syafaat itu ke babak semifinal. Meski belum berhasil melaju ke final, perjuangan para santri berbuah posisi juara ketiga bersama Pondok Pesantren Al Musyaffa’.
Adapun juara pertama diraih Pondok Pesantren Hidayatul Muttaqin, sedangkan juara kedua ditempati Pondok Pesantren Al Musda.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Muqorrobin, Syarifah Fauziah, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Ia berharap prestasi itu menjadi awal perubahan yang lebih baik bagi para santri, khususnya dalam mengembangkan kemampuan di bidang olahraga.
“Alhamdulillah, bila jujur, kita sportif dan kita pasti akan sukses. Alhamdulillah saat ini kita sudah mulai ada perubahan lebih baik. Insyaallah kita tingkatkan dan tetap berusaha untuk hasil yang lebih baik. Jangan lupa jalur langit juga harus menjadi prioritas kita,” ujarnya.
Pelatih tim Darul Muqorrobin, Ahmad Farichun, S.Pd., juga menyampaikan terima kasih kepada pengasuh pesantren, seluruh pemain, serta semua pihak yang telah memberikan doa, dukungan, dan motivasi selama kompetisi berlangsung.
Menurut dia, raihan juara ketiga menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi tim untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
“Alhamdulillah, juara tiga ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berkembang. Semoga ke depan Tim Darul Muqorrobin dapat meraih prestasi yang lebih tinggi dan terus membawa nama baik pondok pesantren,” katanya.
Tim Darul Muqorrobin diperkuat 13 pemain, yakni Lutfi Irsyad Muriawan, Aldo Puccineli, Naufal Fabiyan, Ibnu Pratama, La Ode, Rafi Ardiansyah, Azka Habibullah, Fauzan Jordhy, Arshavin Vito, Rizki Dwi Saputra, Naufal Khalid, Ahmad Reyan Ramadhan, dan Riffat Raziq.
Persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari, mulai dari pemilihan atlet hingga penyelesaian administrasi perlombaan. Kerja keras tersebut menjadi bagian dari upaya pesantren membangun kedisiplinan, kekompakan, dan sportivitas para santri.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa santri memiliki kesempatan untuk berkembang dalam berbagai bidang, tidak hanya pendidikan agama dan akademik, tetapi juga olahraga.
Keluarga besar Pondok Pesantren Salaf Modern Darul Muqorrobin berharap pencapaian tersebut dapat memotivasi para santri untuk terus berprestasi, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik pesantren pada kompetisi berikutnya. (Dewi)
Kalah di Semifinal, Darul Muqorrobin Raih Juara 3 Mini Soccer Antarponpes Kendal
Rekomendasi untuk kamu

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan konektivitas antardestinasi melalui program…










