Kontingen E-sports Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, membidik medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Ambisi tersebut didukung keberhasilan Kendal meloloskan atlet di lima nomor pertandingan, dengan eFootball, Free Fire, dan Mobile Legends menjadi andalan untuk mendulang medali.
Zonasi.id (Kendal), – Kontingen esports Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, membidik medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Atlet Kendal berhasil lolos di lima nomor pertandingan.
Pelatih esports Kabupaten Kendal, Niova Rendi Nurzhikri Samudra, mengatakan, timnya bertekad memberikan hasil terbaik untuk daerah, terutama dengan meraih medali emas.
“Kalau target kita pasti ingin memberikan yang terbaik buat Kendal, terutama medali emas,” kata Niova, Senin (26/10/2026).
Dalam Porprov Jateng 2026, Kendal mengikuti lima nomor pertandingan esports. Tiga nomor yang menjadi andalan untuk mendulang medali adalah eFootball, Free Fire, dan Mobile Legends.
“Dari kategori itu yang diunggulkan terutama eFootball, Free Fire, dan Mobile Legends,” ujarnya.
Niova menyebut, Kendal memiliki pengalaman berkompetisi dalam ajang sebelumnya, yakni saat esports dipertandingkan sebagai ekshibisi di Pati. Dalam kompetisi tersebut, Kendal berhasil meraih medali emas dari nomor eFootball.
“Kalau di ekshibisi sebelumnya, kita mendapatkan medali emas di cabor eFootball,” katanya.
Ia berharap, pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk kembali meraih prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Kendal di tingkat Jawa Tengah.
“Harapannya kita bisa membanggakan nama Kendal sendiri dengan mendapatkan medali,” tutur Niova.
Sementara itu, Dewan Hakim Esports, Edy Siswanto, mengatakan, babak kualifikasi Porprov Jateng 2026 diikuti 30 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 kabupaten/kota berhasil lolos ke babak selanjutnya.
Menurut Edy, persaingan esports di tingkat provinsi cukup ketat. Setiap daerah memiliki kekuatan berbeda. Ada daerah yang hanya lolos di satu nomor, sementara daerah lainnya berhasil meloloskan atlet di beberapa nomor pertandingan.
“Khusus Kendal, semuanya lolos di lima nomor tersebut,” kata Edy.
Ia menjelaskan, esports sebelumnya pernah dipertandingkan dalam Porprov dengan status ekshibisi. Namun, pada Porprov Jateng 2026, esports untuk pertama kalinya masuk sebagai cabang olahraga resmi.
Edy berharap, kompetisi tersebut dapat melahirkan atlet-atlet potensial dari Jawa Tengah yang bisa dibina untuk menembus level profesional hingga mewakili Indonesia di ajang internasional.
Untuk jangka pendek, ia juga berharap prestasi atlet esports Jawa Tengah meningkat pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang, khususnya dalam upaya meraih medali emas.
Selain itu, Edy mengapresiasi fasilitas di Perpustakaan Daerah Kendal yang digunakan untuk mendukung pertandingan. Menurut dia, tempat dan sarana pendukung yang tersedia cukup memadai untuk menunjang pelaksanaan kompetisi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kendal dan pengelola Perpustakaan Daerah yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
E-sports Kendal Bidik Emas Porprov Jateng 2026, Lolos di Lima Nomor











