Kontingen jujitsu Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, membidik empat medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Target tersebut naik dibandingkan raihan tiga medali emas pada Porprov sebelumnya, dengan mengandalkan 14 atlet yang akan berlaga di sejumlah kelas pertandingan.
Zonasi.id (Kendal)-Kontingen jujitsu Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, membidik empat medali emas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Target tersebut meningkat dibandingkan raihan tiga medali emas pada Porprov sebelumnya.
Official sekaligus asisten pelatih jujitsu Kabupaten Kendal, Sepha Dwi Hananto, mengatakan, Kendal menurunkan 14 atlet untuk bersaing di sejumlah kelas dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Target emas kita naikkan dari Porprov sebelumnya. Kemarin kita dapat tiga emas, sekarang kita naikkan menjadi empat emas,” kata Sepha saat ditemui di GOR Bahurekso Kendal, Selasa (27/10/2026).
Sejumlah atlet putra dan putri menjadi andalan Kendal untuk memenuhi target tersebut. Atlet putri akan bertanding di kelas 45 kilogram, 49 kilogram, 56 kilogram, dan 62 kilogram. Sementara itu, atlet putra akan bersaing di kelas 56 kilogram, 62 kilogram, 69 kilogram, dan 77 kilogram.
Sepha mengatakan, Kendal menargetkan medali emas dari sejumlah kelas, baik kategori dewasa maupun fighting system. Namun, ia berharap peluang meraih emas juga terbuka dari nomor pertandingan lainnya.
“Kita berharap di kelas-kelas itu bisa mendapatkan emas. Namun, kami juga punya harapan dari kelas lain, sehingga mudah-mudahan hasilnya bisa lebih dari target,” ujarnya.
16 Kabupaten/Kota Lolos Porprov
Sementara itu, Ketua Umum Jujitsu Provinsi Jawa Tengah, Sabda Tantomo Satoto, mengatakan, sebanyak 16 kabupaten/kota lolos ke Porprov Jateng 2026 setelah mengikuti babak kualifikasi yang diikuti 23 kabupaten/kota.
Sebanyak 85 atlet bertanding dalam 14 kelas, terdiri dari delapan kelas dewasa dan enam kelas fighting system. Pertandingan kategori dewasa digelar pada hari pertama, sedangkan enam kelas fighting system dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya.
Dari seluruh kelas tersebut, diperebutkan 14 medali emas, 14 medali perak, dan 28 medali perunggu. Pertandingan mencakup kategori putra dan putri.
Sabda menjelaskan, atlet yang meraih juara dalam Porprov belum tentu otomatis menjadi wakil Jawa Tengah pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Penentuan atlet yang akan mewakili provinsi dilakukan menggunakan sistem pemeringkatan.
“Juara Porprov kali ini belum tentu langsung naik ke PON karena kami menggunakan sistem ranking. Atlet yang sering bertanding, sering menang, dan memiliki ranking tinggi itulah yang nantinya berpeluang mewakili Jawa Tengah,” kata Sabda.
Menurut dia, pembinaan atlet akan terus dilakukan melalui berbagai kejuaraan sebagai bagian dari persiapan menuju PON.
Pada PON sebelumnya di Aceh, jujitsu Jawa Tengah meraih satu medali emas dan satu medali perunggu dari lima atlet yang lolos mengikuti pertandingan.
Sabda berharap, melalui kompetisi berkelanjutan dan pembinaan yang konsisten, prestasi atlet jujitsu Jawa Tengah dapat meningkat pada ajang nasional mendatang.
Jujitsu Kendal Bidik 4 Emas di Porprov Jateng 2026, Naik dari Raihan Sebelumnya
Rekomendasi untuk kamu

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan konektivitas antardestinasi melalui program…










